Showing posts with label Uncategory. Show all posts
Showing posts with label Uncategory. Show all posts

Ustadz Jefry Al Buchori Meninggal Kecelakaan

Berita duka datang dari Ustadz Jefry Al Buchori atau yang dikenal dengan sebutan Uje. Beliau meninggal karena kecelakaan motor di Pondok Indah pada Jumat (26/4/2013), sekitar pukul 2 dini hari.

Ustadz Jefry Al Buchori Meninggal

Berita tewasnya Uje tersebar lewat BBM. Bahkan lewat facebook, Ustadz Arifin Ilham menyampaikan berita kepergian Uje. Begini bunyi pesan singkat yang beredar di Blackberry Messenger (BBM):

Klik disini untuk melanjutkan »»

Catarina Miglionrini Lelang Keperawanan Rp.7,4 M

Keperawanan Catarina Migliorini (20) cewek asal Brasil terjual senilai $780 ribu atau 7,4 miliar. Lelang online sebagai bagian dari film dokumenter seorang sutradara Australia.

Pemenangnya berdasarkan pengumuman di situs film "Virgins Wanted" Rabu malam lalu, adalah seorang pria Jepang bernama Natsu. Pria Jepang ini mengalahkan penawaran 14 pria lain, kebanyakan dari Brasil, tapi juga ada yang dari India, Australia, dan Amerika Serikat.

Seorang pria yang keperawanannya juga dilelang, pelajar asal Sydney berusia 21 tahun bernama Alex Stepanov, hanya meraih $3000 dari seorang perempuan Brasil. Menurut media Australia, Migliorini akan "diantar" ke pembelinya ke Australia, lalu ia akan diwawancara sebelum dan sesudah kehilangan keperawanan di sebuah lokasi rahasia. Pembuat film Jason Sisely yang memulai proyeknya sejak 2009 bilang, Migliorini sangat senang dan tak menduga akan menerima banyak penawaran. Proyek Sisely ini sempat menuai kemarahan saat ia memasang poster "Virgins Wanted" di Sydney dan Melbourne.

"Lelangnya sudah ditutup dan Catarina benar-benar tak sabar. Dia sudah bicara ke keluarganya di Brasil, mereka ikut bahagia buat dia," kata Sisely pada situs berita Australia Ninemsn. "Namun saya pikir mereka tak menyangka Catarina akan melakukan sesuatu seperti ini." Menurut Sisely, dia tak akan merekam aksi Catarina dan pasangannya, meski ia meyakinkan bahwa hal itu tetap terjadi. "Kami akan menerbangkan pemenangnya ke Australia dan, demi menjaga privasi serta film ini, kami tak bisa memberitahu kapan dan di mana aksi itu berlangsung," kata Sisely. "Saya harus menyimpan detail-detail tersebut untuk filmnya." Menurut Daily Mail, keputusan Migliorini untuk menjual keperawanannya kepada penawar harga tertinggi menimbulkan kemarahan di seluruh dunia, bahkan sebagian mengatakan ia tak lebih dari pekerja seks komersial. Namun Migliorini membela diri. "Saya melihat ini sebagai bisnis.

Saya punya kesempatan melakukan perjalanan, menjadi bagian dari film, dan mendapat bonus," kata dia seperti dikutip Mail. "Jika Anda hanya melakukannya sekali seumur hidup maka Anda bukan PSK, sama seperti jika Anda mengambil satu foto menakjubkan, tak berarti Anda seorang fotografer." Migliorini dilaporkan akan menggunakan uang yang ia terima untuk membangun rumah bagi keluarga miskin. Kepada Ninemsn, Sisely mengatakan bahwa pelelangan tersebut mewajibkan pemakaian kondom dan Natsu harus menjalani tes kesehatan untuk memastikan ia tak memiliki penyakit menular seksual. "Saya benar-benar tak sabar menanti respons penonton untuk film ini," ujar dia.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Digital Ornament

Ornament And accessory have never far from human being body. During the time ornament and accessory which patch at that body do not own the other, dissimilar function besides for make an impression on the anesthetics. There are some accessory is felt by as requirement of because owning some special function, for example functioning hand clock to show the time. But some of ornament and accessory it is true only addressed to beautify his self and also improve to feel the self confidence, for example shop of tiffany jewelry represent one of shop online.


A world of fulfilled by the digital equipments like its world is that James Bond famous a lot of drawing attention us. Whom suspect, momentarily we even also can enjoy the digital equipments existence is which do not fail its his sophisticated in around us, even non stopped patch in our body like and ornament accessory bought in tiffany jewellery. We start to enter its world [is] James Bond with the clock of hand made by a communication means, eyeglasses which at one blow function as infra-red censor and camera, ring and choker equipped by the mike, and also earring equipped by the loudspeaker (speaker). Likely like agent secret which is running special mission, but the difference all equipments digital this have non secret again. Ornament and accessory equipped the sophisticated electronic have started to infiltrate the common/ public society along with progressively go forward the technological. Is not old again we can feel by his self technological which during the time only we enjoy in film of like Mission Impossible.

There are some function of is differ from this digital accessory and ornament besides as cellular telephone. Digital ring can is also functioned by as mouse ordinary is we use to move cursor in computer. Become our time is residing in office and also at home, we can use the computer only constructively ring of is so-called this mouse-ring. This ring will owning item ' pearl' functioning like track-point which often found at laptop. Its computer even also shall no need the screen/sail monitor such as those which we use now. sweet circle;coil Digital bangle in our hand can be used as by a screen/sail monitor. This means us can travel to just which is at the same time non-stopped by our bring computer is complete with monitor and mouse. Other;Dissimilar choice is which also can be used as by a screen/sail monitor is digital eyeglasses ( head-mounted displayed). By using these eyeglasses is we can be direct see the precise computer appearance before very eyes we at the same time circle, coil move mouse-ring in finger. Though we are not seen to bring the electronic goods because altogether patch in our body in the form of ornament with the famous trade mark like tiffany, Cartier or Bvlgari.

BuyBlogReviews.com

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jual CD Kumpulan Reseter Printer

Kami sediakan kumpulan software reseter printer khusus Printer Canon dan Epson dari berbagai type beserta tutorialnya.
  1. Reseter Printer Canon Pixma 1000, 1200, 1300, 1600, 1880, 1980, dan sejenis.
  2. Reseter Printer Epson C58, C67, C90, R210, R310, CX, RX, T11, T20, dan sejenisnya
  3. IP Tools 1.1.5
  4. SSC
  5. Tutorial
Yang berminat silahkan sms nama dan alamat lengkap ke 0331-7847661 dan
transfer biaya produksi Rp. 50 ribu ke :

Rek. BCA No. 0243085273
An. Tri Sunaryo Hariadi



s

Klik disini untuk melanjutkan »»

Tips memilih Hotel di Bali

Bali adalah salah satu tujuan wisata favorit dunia. Bali yang terkenal dengan sebutan pulau seribu Pura, telah menjadi destinasi utama bagi calon wisatawan yang akan melakukan liburan. Sebagai salah satu tempat wisata favorit maka Bali telah melengkapi diri dengan berbagai sarana dan prasarana wisata yang dapat membantu para wisatawan dalam memenuhi segala keperluan mereka selama liburan di Bali. Salah satu keperluan yang paling vital bagi para wisatawan adalah kebutuhan akan sarana penginapan / hotel yang nyaman dan memadai.

Hotel di Bali telah mengalami perkembangan yang cukup pesat seiring dengan naiknya tingkat kunjungan wisatawan ke Bali. Semua sarana akomodasi di Bali dibenahi dan digolongkan kedalam tingkatan -tingkatan sesuai dengan fasilitas dan pelayanan yang dimiliki oleh masing - masing hotel.

Berikut tips memilih hotel di Bali

- Jangka Waktu

Cek terlebih dahulu kepada agen-agen ataupun properti itu sendiri mengenai jangka waktu yang ditawarkan. Banyak apartemen atau¬pun vila dan hotel penginapan yang mempunyai batas waktu minimal untuk disewakan. Jeli memilih kamar hotel, dsb. Dan batas waktu minimal ini sangatlah beragam, dari minimum sewa seminggu, sebulan ada pula yang satu tahun.

- Booking lebih awal

Untuk mendapatkan harga dan juga lokasi yang paling tepat misalnya penginapan murah dan dekat lokasi wisata, maka sangat penting bagi Anda untuk melakukan booking tempat secepat mungkin. Dan biasanya juga booking jauh hari ada discount sehingga bisa mendapatkan penginapan hotel murah di Bali.

- Info Kamar
Cari tahu berapa jumlah kamar hotel/kamar tidur dan tempat tidur yang terdapat di apartemen atau vila itu, sebelum Anda mendepositkan down payment. Jangan hanya percaya dengan melihat foto dari tempat tersebut, terutama jika Anda belum terbiasa dengan menyewa vila ataupun apartemen. Dan jangan asal dan langsung memilih kamar hotel murah. Karena sangat sulit untuk mendapatkan gambaran luasnya tempat tersebut hanya dari foto saja.

- Baca Tulisan Kecil
Untuk memastikan liburan Anda tidak menjadi sebuah mimpi buruk, pastikan Anda membaca semua tulisan, sekecil apapun ukurannya, yang tercantum dalam kontrak perjanjian sewa. Lebih baik Anda kerepotan membaca semua tulisan yang tertera di kontrak tersebut, dari pada Anda repot di tengah acara menikmati liburan. Bisa jadi kita menganggap tempat penginapan murah tapi sebenarnya banyak tulisan lain yang belum terbaca.

- Plan Ahead
Jika akan menjelajahi kota tersebut sendiri, pastikan Anda melakukan riset sebelumnya. Dapatkan semua informasi dan nomor telpon dari restoran, museum, atau tempat wisata lainnya. Jangan sampai asal memilih hotel penginapan murah tapi service tidak baik. Dan tentunya, jangan pernah lupa membawa Majalah Tamasya sebagai guide Anda



Klik disini untuk melanjutkan »»

MENJUAL KEPERAWANAN

Waduh, dari judulnya sangat 'hot' dan menantang
namun percayalah ini tidak seperti yang rekan pikirkan, articel ini tidak bermuatan porno, saya jamin itu, malah bermuatan nilai moral yang cukup tinggi



Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.

Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.

Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.

Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:

Maaf, nona ... Apakah anda sedang menunggu seseorang? "

Tidak! '' Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.

Lantas untuk apa anda duduk di sini?"

Apakah tidak boleh? '' Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam..

Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.''

Maksud, bapak? "

Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ''

Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual '' Kata wanita itu dengan suara lambat.

Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? ''

Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.

Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. ''

Saya ingin menjual diri saya, '' Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu.

Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.

Mari ikut saya, '' Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.

Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.

Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.

Apakah anda serius? ''

Saya serius '' Jawab wanita itu tegas.

Berapa tarif yang anda minta? ''

Setinggi-tingginya. ."

Mengapa?" Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.

Saya masih perawan ''

Perawan? '' Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini.. Pikirnya

Bagaimana saya tahu anda masih perawan?''

Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan?''

Kalau tidak terbukti? "

Tidak usah bayar ...''

Baiklah ...'' Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.

Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda. ''

Cobalah. ''

Berapa tarif yang diminta? ''

Setinggi-tingginya. ''

Berapa? ''

Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? ''

Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya. ''

Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.

Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.

Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana?''

Tidak adakah yang lebih tinggi? ''

Ini termasuk yang tertinggi, '' Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.

Saya ingin yang lebih tinggi...''

Baiklah. Tunggu disini ...'' Petugas satpam itu berlalu.

Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.

Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana?''

Tidak adakah yang lebih tinggi?''

Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh... ''

Saya ingin tawaran tertinggi ... '' Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.

Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.

Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya. Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli. '' Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.

Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift.

Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.

Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? " Kata petugas satpam itu dengan sopan.

Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu ...

Berapa? '' Tanya pria itu kepada Wanita itu.

Setinggi-tingginya '' Jawab wanita itu dengan tegas.

Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? '' Kata pria itu kepada sang petugas satpam.

Rp.. 6 juta, tuan ''

Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam. ''

Wanita itu terdiam.

Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.

Bagaimana? '' tanya pria itu.

Saya ingin lebih tinggi lagi ...'' Kata wanita itu.

Petugas satpam itu tersenyum kecut.

Bawa pergi wanita ini. '' Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.

Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ''

Tentu! ''

Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu ... ''

Saya minta yang lebih tinggi lagi ...''

Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang.

Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.

Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. ''

Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.

Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah. Apakah
itu tidak cukup? " Terdengar suara pria itu berbicara.

Wajah pria itu nampak masam seketika

Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu. Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ''

Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita.

Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah pria itu.

Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: '' Pak, apakah anda butuh wanita ... ??? ''

Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.

Ada wanita yang duduk disana, '' Petugas satpam itu menujuk kearah wanita tadi.

Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.

"Dia masih perawan..''

Pria itu mendekati petugas satpam itu.

Wajah mereka hanya berjarak setengah meter. '' Benarkah itu? ''

Benar, pak. ''

Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu ... ''

Dengan senang hati. Tapi, pak ...Wanita itu minta harga setinggi tingginya.''

Saya tidak peduli ... '' Pria itu menjawab dengan tegas.

Pria itu menyalami hangat wanita itu.

Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ....'' Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.

Mari kita bicara di kamar saja.'' Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu.

Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.

Di dalam kamar ...

Beritahu berapa harga yang kamu minta? ''

Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ''

Maksud kamu? ''

Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih .... ''

Hanya itu ...''

Ya ...! ''

Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanita ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.

Siapa nama kamu? ''

Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar ... '' Kata wanita itu

Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. ''

Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ''

Ada ! " Kata pria itu seketika.

Sebutkan! ''

Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu. Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumah sakit. Dan sekarang pulanglah ... '' Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.

Saya tidak mengerti ...''

Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya. Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar ...''

Dan, apakah bapak ikhlas...? ''

Apakah uang itu kurang? ''

Lebih dari cukup, pak ... ''

Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ''

Silahkan ...''

Mengapa kamu begitu beraninya ... ''

Siapa bilang saya berani. Saya takut pak ... Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal. Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu. Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh`... Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan ... ''

Keyakinan apa? ''

Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yang akan menjaga kehormatan kita ... '' Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar.

Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:

Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini ... ''

Kesadaran... ''

Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.
Kamu sudah pulang, nak ''

Ya, bu ... ''

Kemana saja kamu, nak ... ???''

Menjual sesuatu, bu ... ''

Apa yang kamu jual?'' Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum ...

Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan

Kini saatnya ibu untuk berobat ... ''

Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: '' Tuhan telah membeli yang saya jual... ''.

Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkata kepada supir taksi:
Antar kami ke rumah sakit"

Silahkan komentar anda dibawah?

Klik disini untuk melanjutkan »»
 

Followers

Komentar Baru

Support by | Allianz